Berita
Kawasan Gambut Londerang Kembali Terbakar, Al Haris Turun ke Lokasi Uji Zat Pemadam Api Gambut
Kebakaran
hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Hutan Lindung Gambut
(HLG) Londerang. Lokasi ini berada di perbatasan Kabupaten Tanjung
Jabung Timur dan Kabupaten Muaro Jambi.
Gubernur
Jambi Al Haris bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun
langsung ke lokasi, Rabu (16/9/2026).
Mereka
melihat kondisi kebakaran sekaligus memantau proses pemadaman yang telah
dilakukan sejak Selasa (15/9/2026).
Al Haris
mengatakan kawasan HLG Londerang sebelumnya juga sempat terbakar.
Bahkan, tim gabungan sudah melakukan pemadaman di kawasan tersebut sekitar
sepekan lalu.
"Seminggu
lalu kita sudah lakukan pemadaman di sini. Ternyata hari ini kembali terbakar
di sebelahnya," kata Al Haris.
Al Haris
bersama Danrem tidak hanya memantau proses pemadaman. Ia juga melihat langsung
uji coba zat khusus yang digunakan untuk memadamkan api di lahan gambut.
Ada dua jenis
zat yang diuji, yakni berbentuk cairan dan serbuk. Keduanya diuji untuk melihat
mana yang lebih efektif dalam memadamkan api dan membasahi lapisan gambut.
"Mana
yang lebih bagus, lebih mematikan dan lebih tahan. Artinya begitu disemprotkan,
zat ini bisa membasahi ketebalan gambut," ujarnya.
Uji coba
tersebut dilakukan untuk mencari metode yang paling efektif dalam menangani
kebakaran di lahan gambut.
Sebab, api di
lahan gambut kerap sulit dipadamkan karena bisa menjalar hingga ke
bawah permukaan.
Al Haris
menegaskan, pemerintah bersama tim gabungan akan terus berupaya maksimal
menangani karhutla. Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka
lahan dengan cara membakar.
"Saya
selalu mengimbau masyarakat, mari kita cegah kebakaran hutan untuk membuka
lahan. Stop. Tidak ada lagi bahasa apapun, kita harus stop membakar
lahan," tegasnya.
Menurut Al Haris, larangan membakar hutan dan lahan sudah jelas.
Karena itu, masyarakat diminta mencari cara lain untuk membuka lahan, baik
untuk pertanian maupun keperluan lainnya.
"Larangan
pembakaran hutan dalam bentuk apapun tidak boleh," katanya.
Sementara itu, luasan lahan yang terbakar dalam kejadian terbaru di HLG Londerang belum diketahui. Tim masih melakukan pengecekan di lapangan.
