Berita

Gubernur Al Haris Turun Tangan Padamkan Karhutla di Sarolangun, Minta Waterbombing Dikerahkan

Dipublish : 31 Aug 2026 11:02

Gubernur Jambi, Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Selasa (25/08/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Jambi itu di lokasi untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan Karhutla berjalan maksimal.

Bahkan, Gubernur Jambi ikut turun bersama Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun, Kapolres Sarolangun, Dandim 0420/Sarko serta petugas gabungan untuk memadamkan api.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas gabungan masih melanjutkan proses pendinginan.

Langkah tersebut menjadi sangat penting mengingat lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut, yang memiliki potensi api kembali muncul apabila bara masih tersisa di dalam tanah.

Di sela-sela peninjauan, Al Haris langsung menghubungi Satgas Udara untuk meminta bantuan waterbombing guna mempercepat proses pendinginan di sejumlah titik yang masih berpotensi memunculkan api.

“Ini api sudah dapat dikendalikan, ini butuh waterbombing untuk pendinginan,” ujar Al Haris.

Menurut Al Haris, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan kekuatan seluruh pihak. Sejumlah unsur telah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, TNI, Polri hingga pemerintah daerah.

“Hari ini kami dengan Bupati Sarolangun, Pak Dandim, Kapolres, Kejari, Ketua DPRD, Kepala BPBD Provinsi Jambi, kami langsung ke lokasi tempat Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun,” kata Al Haris.

Gubernur menjelaskan, kebakaran tersebut telah terjadi sejak sehari sebelumnya dan melanda sejumlah lahan masyarakat. Kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan penanganan ekstra.

“Ini saat ini sedang dilakukan pendinginan. Karena ini lahan gambut sehingga tidak mudah untuk memadamkan apinya. Kita masih butuh waterbombing dan mudah-mudahan segera dipadamkan,” ujarnya.

Al Haris juga memberikan perhatian terhadap kondisi para petugas yang terus bekerja di garis depan. Ia meminta kebutuhan makanan, keselamatan dan kesehatan petugas menjadi perhatian selama proses penanganan Karhutla berlangsung.

“Petugas yang di lapangan juga minta diperhatikan makanannya, keselamatan dan kesehatan. Minta pos kesehatan siaga dekat sini,” tegasnya.

Selain mengandalkan kekuatan petugas gabungan, Al Haris mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah Karhutla semakin meluas.

Ia berharap kerja sama seluruh pihak dapat membuat api di kawasan Lubuk Kepayang segera benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

“Kita berharap seluruh masyarakat juga membantu kita. Ada Manggala Agni, juga Masyarakat Peduli Api, lengkap semuanya. Mudah-mudahan dengan tim yang solid ini insyaallah secepat mungkin api bisa dipadamkan,” pungkasnya.

Pencarian


Berita Terbaru

Laporan Cuaca di Jambi

Sumber Data Cuaca: prakiraan cuaca