Berita

Kota Sungai Penuh Raih Penghargaan Daerah Terbaik Penurunan Kemiskinan & Stunting 2026

Dipublish : 27 Apr 2026 11:34

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 untuk kategori penurunan kemiskinan dan stunting. Sejumlah daerah menunjukkan kinerja terbaik dan berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut.

Acara penghargaan ini digelar di Wyndham Opi Hotel Palembang pada Sabtu (25/4/2026). mulai pukul 16.00 WIB. Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui platform streaming milik detikcom.

Kota Sungai Penuh adalah salah satu daerah yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional tersebut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada Walikota sungai penuh Alfin. SH di hadapan para gubernur serta bupati dan wali kota se-Sumatera.

Tak hanya meraih penghargaan, Wako Alfin juga mendapatkan bonus insentif fiskal sebesar Rp 3 miliar dari pemerintah pusat. Insentif ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menekan angka kemiskinan dan stunting secara konsisten.

Pemerintah pusat menilai capaian tersebut terlihat dari tren penurunan angka kemiskinan dan prevalensi stunting yang terus membaik dalam beberapa tahun terakhir.

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai program strategis yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh. Upaya tersebut meliputi penguatan jaring pengaman sosial, intervensi gizi spesifik dan sensitif, hingga inovasi program unggulan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah) yang digagas bersama TP PKK Kota Sungai Penuh.

Program ini dinilai efektif dalam membantu pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.

Dalam keterangannya, Wako Alfin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diraih.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kita bersama, baik perangkat daerah, TP PKK, maupun seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.

Kemendagri menetapkan sejumlah indikator dalam proses penilaian. Fokus utama meliputi komitmen pemerintah daerah, efektivitas program, serta capaian nyata di lapangan.

Penilaian mencakup konvergensi program lintas sektor, kualitas layanan kepada masyarakat, hingga efektivitas intervensi sampai ke tingkat desa. Selain itu, laju penurunan angka kemiskinan dan stunting juga menjadi tolok ukur penting.

Tak hanya itu, inovasi daerah turut menjadi nilai tambah. Pemerintah daerah yang mampu menghadirkan solusi kreatif, adaptif, dan berdampak luas mendapatkan apresiasi lebih tinggi.

Berikut daftar pemerintah daerah penerima penghargaan kategori penurunan kemiskinan dan stunting:

Tingkat Kabupaten:

Kabupaten Mesuji

Kabupaten Tapanuli Selatan

Kabupaten Bengkalis

Tingkat Kota:

Kota Sungai Penuh

Kota Pekanbaru

Kota Batam

Tingkat Provinsi:

Provinsi Kepulauan Riau

Ajang ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemendagri dan detikcom. Selain penghargaan, kegiatan ini juga menghadirkan Forum Akselerator Negeri, sebuah platform kolaboratif nasional.

Forum ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, investor, UMKM, hingga akademisi.

Tujuannya adalah mendorong sinergi dan mempercepat solusi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting.

Pencarian


Berita Terbaru

Laporan Cuaca di Jambi

Sumber Data Cuaca: prakiraan cuaca